Klinklin.co.id – Pernahkah Klin Lovers merasakan gatal-gatal saat tidur di kasur atau duduk di sofa? Padahal kalau diperhatikan kasur dan sofa tersebut terlihat bersih dan aman-aman saja. Eiits.. Jangan senang dulu. Kasur dan sofa memang kalau di lihat dengan mata telanjang terlihat bersih-bersih saja, tapi kalau coba melihatnya dengan mikroskop pasti ada bakteri, kuman, dan hewan mikroskopis yang berbahaya bagi kesehatan. Hewan tersebut adalah tungau, tungau ialah hewan bertungkai delapan yang berukuran sangat kecil dan kerap menggigit manusia. Tempat yang berbahan kain merupakan habitat favorit hewan satu ini. Tak heran jika merasa gatal-gatal akibat tungau dan kutu kasur yang sudah berkembang biak kemana-mana. Oleh karena itu, untuk Klin Lovers jangan risau. Ayo basmi tungau dengan mudah bersama jasa sedot tungau Surabaya.
Keberadaan tungau baru di sadari setelah jumlahnya banyak dan mulai menggigit siapa saja yang ada di sekitarnya. Jika tak segera membasminya, tungau akan menimbulkan berbagai masalah terutama masalah kesehatan Klin Lovers. Tungau sebenarnya tidak bisa dibasmi seluruhnya. Namun, dengan membersihkan rumah, apartemen atau hunian lainnya secara rutin, pasti dapat mengurangi jumlahnya secara signifikan sehingga menurunkan risiko alergi akibat terpapar gigitan tungau.
Apakah Klin Lovers juga pernah menemukan hewan kecil yang serupa dengan tungau di kasur? Ya, itu adalah kutu kasur. Kalau diperhatikan memang tungau dan kutu kasur adalah hewan serupa, tapi tidak sama. Lalu, apa bedanya tungau dengan kutu kasur?
Tungau
Tungau atau dust mites pada dasarnya adalah makhluk mikroskopis yang berukuran sangat kecil, sehingga tidak bisa terlihat oleh mata telanjang. Serangga ini dapat menggigit dan sering kali tidak kita sadari. Gigitannya pun bisa di bagian tubuh mana saja, mulai dari leher, wajah, tangan, perut, hingga kaki. Gigitan tungau tersebut dapat menimbulkan gatal serta iritasi dan terkadang menyebabkan kulit kering. Jadi, jika Anda kerap mengalami reaksi alergi seperti bersin atau batuk tanpa sebab, maka kemungkinan besar ada tungau di tempat tidur Anda.
Secara umum tungau memiliki beberapa jenis, yaitu tungau skabies (Sarcoptes scabiei), tungau debu, dan demodex atau tungau yang biasa Anda temukan di folikel rambut, kulit, dan wajah. Gigitan tungau demodex ini bisa menimbulkan iritasi, kemerahan, serta gatal dan perih di kulit. Orang yang sering terkena gigitan tungau demodex juga lebih berisiko mengalami eksim, terlebih jika ia memiliki kulit sensitif.
Kutu kasur
Di sisi lain, kutu kasur atau bedbugs adalah hewan berukuran sangat kecil dengan warna coklat dan memiliki bau yang menyengat. Berbeda dengan tungau, Anda bisa melihat kutu kasur dengan mata telanjang. Kutu kasur mendapatkan nutrisinya dari darah manusia (dan hewan peliharaan), sehingga mereka kerap menggigit kulit manusia ketika sedang tidur.
Karena nama hewan ini kutu kasur, mungkin Anda mengira hewan yang satu ini hanya bisa ada di tempat tidur. Padahal, kutu kasur bisa Anda temukan di mana saja, mulai dari tempat tidur, sofa, karpet, bahkan retakan di dinding rumah.
Jika Anda menemukan keberadaan kutu kasur di rumah, maka proses pembasmiannya akan sangat sulit dan memakan waktu. Pasalnya, Anda perlu menyimpan barang-barang yang terkena kutu kasur di tempat khusus yang kedap udara, kemudian jemur atau simpan di dalam freezer selama beberapa hari supaya kutu kasur mati sempurna.
Nah, itulah perbedaan antara tungau dengan kutu kasur yang perlu Klin Lovers ketahui dan mengantisipasinya. Jangan lupa untuk selalu membersihkan area rumah atau hunian lain yang kerap di huni dua hewan ini. Jika mengalami gatal-gatal akibat tungau dan kutu kasur, segera basmi hewan tersebut sebelum terlambat, yaa. Semoga Bermanfaat.